"Jadi nantinya ada khas tersendiri yang dimiliki oleh prodi ilmu politik," ucapnya.
Lanjut Najib mengatakan, hal itu dilakukan agar profil lulusan sesuai dengan apa yang menjadi isu-isu penting di daerah ini, seperti bagaimana pengelolaan partai, tambang, dan bagaimana menjaga lingkungan, hal itu menjadi bagian yang akan disorot nantinya.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, UHO Kendari dan LPP FBDH Teken MoU
Najib berharap, dengan revisi tersebut Prodi ilmu politik ke depannya betul-betul bisa diterima oleh masyarakat utamanya alumni, sehingga bisa diterima di pasar kerja.
"Setidaknya para alumni tidak menjadi orang yang kesusahan untuk mendapatkan pekerjaan, tidak menjadi pengangguran tetapi mereka bisa langsung diterima oleh pasar kerja," ungkapnya.
