Terlebih lagi, dua minggu terakhir masa jabatannya kondisi politik di AS bergejolak, kerusuhan besar terjadi di Capitol Hill, ketika massa pendukungnya menyerbu Kongres, berusaha untuk membatalkan hasil pemilu.

Baca juga: Jabat Presiden, Joe Biden Akhiri Larangan Negara Muslim Masuk Amerika

"Kekerasan politik adalah serangan terhadap segala sesuatu yang kami hargai sebagai orang Amerika. Itu tidak pernah bisa ditoleransi," kata Trump dalam videonya tersebut.

Sepanjang 20 menit pidato perpisahannya, Trump tidak sama sekali menyinggung nama Joe Biden. Presiden berumur 74 tahun itu hanya berbicara soal prestasinya selama memimpin AS.

Dalam pesannya, Trump mengatakan pemerintahannya membangun "ekonomi terbesar dalam sejarah dunia".