Baca juga: Jalan Rusak Parah, Warga Desa Tanam Sagu dan Pertanyakan Program Bupati Konsel
“Kami ke sini tidak membawa aspirasi. Kami diundang oleh Pansus. Kalau Pansus kami akan berbicara,” katanya.
Menurut Andi Mauragawali, alasan menolak Pansus BLTDD karena dinilai DPRD Bulukumba terlalu jauh mencampuri urusan desa.
Ia melanjutkan bahwa sikap penolakan itu didasari karena menganggap DPRD Bulukumba terlalu jauh mencampuri dapur desa.
"DPRD terlalu sensitif kalau dapur desa dibuatkan Pansus. Intinya kami menolak Pansus yang dibuat," tegas Mauragawali bersama sejumlah kepala desa lainnya.
