ASN yang sementara mengikuti Diklat Pim III itu mengaku, persoalan pergantian imam desa itu sudah sejak lama terjadi. Ia sudah beberapa kali melakukan mediasi.
Baca juga: Kenaikan Intensif Perangkat Mesjid di Wakatobi Belum Terwujud
Baca juga: Polisi Tuntaskan Kasus Pedagang dan Preman Pasar Gambir, DPRD Akan Panggil Kapolda
Hasilnya, telah ada kesepakatan, bahwa persoalan tersebut tuntas. Namun, belakangan, warga kembali melakukan penyegelan.
"Setelah segel dibuka, saya langsung bertemu dengan warga dan berharap tidak ada lagi polemik," ujarnya.
