Agar kejadian itu tidak terulang kembali, Inpres menekankan bagi Pj kades agar lebih intens melihat polemik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah desa sebagai pelayan publik, harus membuka diri dan melayani warga bukan saja di balai desa, namun di rumah juga.

"Melalui aksi perubahan ini, kita harus merubah cara pandang, perlakuan, pelayanan dan membuang jauh hal-hal negatif yang bisa mengganggu sitausi kamtibmas," pintanya.

Anggota BPD Bahutara, Adi memberi apresiasi terhadap kinerja camat bersama Tim Tanggo yang telah membuka segel gedung serba guna dan menyudahi polemik yang selama ini terjadi di Bahutara.

"Langkah camat dan Tim Tanggo sangat tepat dan cepat mencairkan suasana," ujarnya.