“Jika benar-benar dibutuhkan, laki-laki juga bisa mengajari (perempuan) tapi sesuai syariat, mereka harus dipisahkan dengan tirai,” lanjutnya.

Ruang kelas akan dipasangi sekat untuk membagi siswa dan siswi jika diperlukan. Ruang kelas menggunakan tirai ini sudah banyak terlihat di berbagai universitas dan akan diberlakukan di seluruh Afghanistan.

Baca Juga: Kisah John Walker: Pria Amerika yang Gabung Taliban Karena Terkesima dengan Islam

Baca Juga: Demi Uang Pensiunan, Pria di Austria Tega Menyimpan Mayat Ibunya hingga Setahun

Kurikukum pendidikan akan ditinjau ulang. Haqqani menjaminkan perempuan lulusan universitas di Afghanistan kini dapat bersaing dengan lulusan universitas di kawasan bahkan dunia.