Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Busel, La Makiki, melalui kabid nya, Sabri, mengatakan dana tersebut telah cair hari ini, Kamis (30/6/2022) dan segera didistribusikan kepada 354 guru yang tersebar di Busel tingkat paud, SD dan SMP.
Kata dia, anggaran yang akan disalurkan kepada guru non sertifikasi tahun 2022 ini berjumlah Rp 256.500.000. Dana ini disiapkan untuk pembayaran pada tri wulan pertama. Namun total anggaran tersebut sudah termasuk pajak.
"Ini masih kotor karena masih ada PPH 21 persen dan BPJS 1 persen. Makanya supaya cepat tersalur saya ambil peran bendahara di sini. Karena ada 500 rekening yang harus diinput pada sistem," terangnya
Ketika ditanya terkait anggaran tahun 2019 yang hanya dibayarkan tiga bulan, kemudian tahun 2020 tidak sama sekali dan tahun 2021 hanya tiga bulan, dirinya enggan menjawab. Alasannya, dirinya baru menjabat.
"Itu kecuali pejabat yang lama yakni pak Zainul. Saya ini baru menjabat," terangnya.
