BUTON TENGAH, TELSIK.ID - Penambangan pasir yang dilakukan di Desa Balobone dan Desa Napa di Kabupaten Buton Tengah menuai polemik.

Penambangan tersebut telah berjalan dari tahun 2000, kini menjadi sorotan  dari berbagai pihak, dari masyarakat maupun dari pihak pemerintah daerah.

Kepala Desa Balobone, Sabandia mengungkapkan, penambangan yang menggunakan bahan dasar pasir di pantai ini sudah diolah sejak tahun 2000an hingga sekarang.

"Awalnya itu kita menyurat ke daerah tentang polemik tambang pasir di Balobone dan Desa Napa itu karena sudah sangat memprihatikan sekali. Makanya kami minta dukungan dari pemerintah daerah untuk meninjau langsung bersama Setda Buteng," ungkapnya, Selasa (16/2/2020).

Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat dengan pasir ini sangat diperlukan, namun di sisi lainya apabila penambangan itu tetap dilakukan maka desa ini akan hancur karena berkaitan dengan lingkungan.