“Artinya separuh lebih milenial berpendidikan. Dengan karakter yang terbuka terhadap informasi, kami meyakini inilah secercah harapan bagi perubahan kultur politik di Indonesia yang rasional,” ujar Rio.

Baca juga: PRC: 40 Persen Kepala Daerah Milenial Beraroma Politik Dinasti dan 60 Persen Berurusan dengan KPK

Temuan lain dalam bidang pekerjaan, lanjut Rio, kategori milenial memiliki profesi sebagai ibu rumah tangga, yakni sebesar 31,8 persen, usahawan 16,7 persen, dan Petani 13,1 persen.

Segmen ibu rumah tangga ternyata cukup besar secara nasional. Perilaku pada segmen ibu rumah tangga memiliki perilaku senang mengkonsumsi tayangan sinetron. Dibutuhkan pendekatan yang berbeda bila dibandingkan dengan karakter milenial yang lebih suka mengakses informasi melalui ponsel. Meskipun konten sinetron sekarang juga bisa diakses lewat ponsel.

Sementara pada dimensi kandidat, menurut Rio, masuknya milenial dalam bursa calon kepala daerah menjadi sebuah berita baik bagi perjalanan demokrasi di Indonesia. Kelompok milenial dianggap lebih “bersih” karena catatan karir politik yang relatif lebih pendek bila dibandingkan kelompok generasi tua.