Selain politik dinasti, hal lain yang bisa mencederai nilai-nilai demokrasi adalah politik identitas.
Eksploitasi politik identitas, Umam menganggap, sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi Indonesia karena dapat memecah-belah masyarakat. Bahkan residu politik identitas pada Pilpres 2019 lalu hingga kini masih terasa. Meskipun Prabowo Subianto, faktanya, sudah melompat bergabung masuk ke dalam pemerintahan Joko Widodo.
“Saya berharap agar calon kepala daerah milenial pada 2020, benar-benar berhati-hati untuk tidak menggunakan politik identitas dalam berkampanye,” ujarnya.
Menampik isu politik dinasti, para calon kepala daerah milenial hadir dengan gagasan. Bakal Calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono mengungkapkan beberapa program yang akan dijajakan pada kampanye nanti. Dhito, biasa anak Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu disapa, menyampaikan gagasan reformasi birokrasi yang menjadi fokus utama.
Baca juga: Pasien Positif COVID-19 Tetap Bisa Mencoblos di Pilkada 2020
