Direktur Utama PT SMI, Faaris Pranawa menyampaikan, masyarakat terkadang kurang memperhatikan kegunaan dari mangrove dan terumbu karang, padahal mangrove dan terumbu karang merupakan salah satu penyerap emisi karbon tertinggi.
Lanjutnya, dengan adanya mangrove dan terumbu karang, maka krisis paling besar yang dihadapi manusia saat ini yaitu krisis claimer change bisa terbantu diatasi. Sebab, penanaman mangrove dan terumbu karang akan memberikan dampak penyerapan 44,37 ton CO² per tahun.
Tempat sama, Erik warga Desa Bajo Indah mengaku, senang atas kegiatan yang berlangsung. Bagi dia, giat yang dilaksanakan tersebut bakal menjadi salah satu objek penyelamatan lingkungan demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang.
Baca Juga: Surunuddin Dorong Percepatan Realisasi Belanja Produk UMKM Lokal
"Tentu kami sangat mendukung, kami berjanji akan merawat dan memelihara, sebab ini akan berguna bagi generasi kita yang akan datang," singkatnya.
