Buhari mengungkapkan, selain membahas anggaran rakor tersebut juga melakukan evaluasi kerja tim satgas, dan temuan-temuan dilapangkan termasuk rumah sakit rujukan ketika ada masyarakat yang terindikasi COVID-19.

"Tadi dalam rapat sudah jelas bahwa apa yang legislatif khawatirkan terkait kemampuan anggaran kita dalam penanganan COVID-19. Pemda sudah siap untuk mem-backup melalui anggaran DAK fisik dan itu sesuai dengan Permenkeu, Permendagri, Permenkes, serta insrtuksi presiden terkait penanganan COVID-19 jadi mengenai anggaran itu sudah tuntas," kata Buhari.

Buhari juga menyampaikan dalam rapat. Peran penting desa sebagai ujung tombak dalam melakukan sosialisasi pencegahan dan penyebaran COVID-19 kepada masyarakat.

Baca Juga : Puluhan Pesantren dan Masjid Ikut Disemprot Disinfektan

"Anggaran Dana Desa juga bisa digunakan saat ini untuk menggulagi bencana COVID-19," terangnya.