"Artinya, kehadiran Presiden Jokowi kami duga hanya untuk pemenuhan hasrat bisnis," nilainya.
Dirinya juga menyampaikan, KMB Sultra akan terus melakukan demontrasi, sebagai wujud evaluasi satu tahun kepemimpinan Presiden Jokowi di periode kedua. Karena menurutnya, masih banyak persoalan-persoalan yang lebih penting untuk diselesaikan ketimbang kunjungan yang dibungkus dengan formalitas peresmian jembatan.
"Persoalan-persoalan yang lebih penting tersebut. Yakni, terkait Undang-Undang Cipta Kerja, mendongkraknya jumlah pengangguran, krisis HAM, dan persoalan konsep pencegahan COVID-19 yang semakin hari semakin meningkat," ujarnya.
KMB Sultra berharap, ke depan Presiden Jokowi harus melirik persoalan-persoalan yang lebih prioritas yang mesti diselesaikan, ketimbang mendahulukan kegiatan-kegiatan formal yang bisa menimbulkan kerumunan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. (B)
Reporter: Hamka Dwi Sultra
