Baca juga: Yuk Liburan, Nikmati Sunset di Pulau Senja Sulawesi Tenggara

Saat ini katanya, wisata tersebut masih sangat asri dan belum dikelola. Pengunjung sendiri masih dari masyarakat lokal dan belum dipungut biaya retribusi.

Kadis pariwisata ini turut juga membeberkan terkait tentang rencana pembangunan tempat wisata yang tergolong baru ini, pihaknya menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) provinsi untuk pembangunan Gazebo dan Pedestrian.

Ia juga berharap, pada pemerintah provinsi  untuk tetap mendukung pengembangan wisata Buteng dan pada masyarakat setempat untuk bersama-sama berpartisipasi menjaga kelestarian alam itu.

"Karena ini pasti akan berdampak secara ekonomi pada masyarakat Mawasangka Timur dari segi pendapatan," pungkasnya.