“Korban sempat memukul tersangka, tetapi tidak kena, sehingga korban langsung terjatuh di aspal dan tidak bergerak. Tersangka langsung melarikan diri,” kata Andi, Kamis (13/2/2025).

Di tempat terpisah, rekan Deni Saputra, Hendra, dikeroyok oleh rekan-rekan C. Sementara Fahril berhasil meloloskan diri.

Tak berhasil mendapat Fahril, rekan-rekan C kembali ke lokasi perkelahian. Saat itu, mereka melihat Deni Saputra sudah tergeletak dengan posisi kedua kaki di luar aspal sedangkan kepala dan tangan kiri posisi lurus tak bergerak.

“Rekan tersangka C, RAR sempat menyentuh leher korban untuk memastikan kondisinya. Ternyata masih bernapas, kemudian mereka pergi menghindar menuju SMA 1 Kontunaga,” terang Andi.

Saat masyarakat sekitar telah ramai berkumpul melihat kondisi korban, C juga muncul. Namun, tak lama kemudian C bergabung bersama rekan-rekannya di SMA 1 Kontunaga.