Olehnya itu, Pahri Yamsul melanjutkan, jika dipersentasekan maka pembangunan perpustakaan modern bertaraf internasional tersebut sudah mencapai 95 persen.

“Insya Allah, tahun ini 100 persen, sekarang sudah sekitar 95 persen. Jadi kita target akhir tahun. Sejauh ini kita juga sudah komunikasi dengan Dinas Perpustakaan bahwa mereka juga sudah siap agar segera diresmikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, untuk pengelolaan perpustakaan tersebut pihaknya sudah melakukan study banding ke perpustakaan di salah satu universitas ternama di dunia, yakni Harvard University. Sementara untuk konsep gedung dan infrastrukturnya, langsung dari buah pemikiran Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Baca juga: H-1 Larangan Mudik, Pelabuhan Nusantara Kendari Diserbu Penumpang

“Jadi kita lakukan study banding ke Amerika untuk melihat bagaimana pengelolaan perpustakaan. Sedangkan konsep gedungnya tidak mengambil dimana-mana, ini ide langsung dari pak gub. Kenapa gedungnya bulat, itu karena lingkaran itu tidak ada ujungnya. Nah, itu punya falsafah bahwa ilmu itu tidak boleh berhenti, terus belajar, sampai tua sekalipun terus belajar. Jadi falsafahnya begitu, lingkaran berputar, sampai kapan pun harus belajar,” jelasnya.