Dari 200 persen bakal Caleg, 50 persen diyatakan tidak layak karena dinilai tidak bekerja maksimal mensosialisakan partai dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024.
"Februari 2023 kembali akan dilakukan survei menuju 100 persen finalisasinya pada April, mengerucut hingga 25 orang yang betul-betul memiliki elektabilitas bagus di setiap dapil," jelasnya.
Berbeda dengan Pileg 2019, Partai Golkar pada Pileg 2024 berbasis data survei sehingga 25 caleg Golkar di Kolaka Utara telah terpersentasekan peta kekuatan masing-masing.
"Mereka bergerak berdasarkan data tidak semrawut, sehingga caleg dari nomor urut 1-9 misalnya, itu telah memiliki basis suara masing-masing sesuai hasil survei yang diberikan teman-teman dari DPP melalui DPD provinsi," ujarnya.
Saat ini Golkar Kolaka Utara, belum menargetkan sekian kursi nanti setelah hasil survei turun, baru dapat sampaikan target Pileg 2024.
