“Saya mengambil contoh di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Di tiga kota tersebut harga mati untuk kader Partai Gerindra harus menang,” jelasnya.
Hadi Dediansyah membeberkan alasan Surabaya harus menang karena merupakan kota prestisius yang merupakan pusat barometer politik kedua setelah Jakarta.
“Kemenangan Surabaya harga mati. Sedangkan di Sidoarjo dan Gresik adalah kader internal Gerindra,” jelasnya. (B)
Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan
Editor: Haerani Hambali
