Target produksi batu bara dalam revisi RKAB 2026 ditetapkan sebesar 700 juta ton. Angka ini meningkat dibandingkan rencana awal yang berada di kisaran 600 juta ton.
Meski mengalami kenaikan dari rencana awal, target tersebut masih di bawah realisasi produksi batu bara sepanjang 2025 yang mencapai 817,48 juta ton.
Sebelumnya, pemerintah berencana memangkas produksi batu bara untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan serta mencegah penurunan harga di pasar internasional.
Namun, rencana produksi kemudian disesuaikan melalui revisi RKAB, salah satunya dengan mempertimbangkan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik.
Pada September 2026, Tri sempat memperkirakan produksi batu bara tahun ini berpotensi mencapai sekitar 720 juta ton setelah revisi RKAB. Dalam keputusan terbaru, pemerintah menetapkan target sebesar 700 juta ton.
