Ia menyebutkan bahwa inflasi juga tercatat sebesar 1,95 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dan sebesar 1,56 persen dalam tahun kalender atau year to date (ytd).

“Inflasi month to month pada April 2025 ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 1,65 persen,” kata Pudji.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Naik Rp 1.687.000 per Gram, Cek Detail Pasarannya

Kelompok pengeluaran yang paling besar menyumbang terhadap inflasi bulan April adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 6,60 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,98 persen.

“Kenaikan harga listrik menjadi penyumbang utama inflasi pada kelompok ini,” jelas Pudji saat menjelaskan rincian sektor pengeluaran yang terdampak inflasi.