“Jadi semua pekerjaan yang belum selesai seperti jalan tol Balikpapan-IKN, istana wakil presiden, masjid negara, maupun jalan-jalan yang pembangunannya melalui kontrak tahun jamak akan terus dilanjutkan,” ujar Basuki.
Baca Juga: Jokowi Berkantor di IKN 10 September hingga Sehari Sebelum Prabowo Dilantik
Ia menjelaskan bahwa DIPA Otorita IKN telah dimasukkan ke dalam anggaran Kementerian Pekerjaan Umum. Di antaranya termasuk pengaspalan jalan-jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 5,4 triliun.
Selain itu, tersedia tambahan dana sebesar Rp 8,1 triliun untuk pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang akan segera dikerjakan. Dengan rincian tersebut, anggaran secara keseluruhan digunakan untuk mendorong penyelesaian elemen vital dalam tahap pembangunan berikutnya.
Oleh karena itu, Basuki meminta agar semua kontraktor segera mengerahkan kembali tenaga kerja mereka setelah masa mudik Lebaran. Percepatan ini dianggap penting agar target pembangunan tidak tertunda.
