SURABAYA, TELISIK.ID - Puluhan Mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur berdemonstrasi di DPRD Jawa Timur, Rabu (8/11/2023) sore. Dalam demonya mereka prihatin atas pengelolaan pertambangan di Jawa Timur.

Menurut Arif Rahman salah satu massa mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu dari bagian wilayah yang tidak luput mengalami perampasan ruang dan sangat rentan terjadinya kriminalisasi bagi siapa yang menentang adanya industri tambang.

Dikatakan olehnya Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mencatat, sebaran luasan konsesi pertambangan di Jawa Timur telah meningkat secara ekstrem dan mengancam keberlanjutan ruang hidup rakyat serta kawasan hutan lindung yang terus merosot hingga di bawah 13 persen,

Baca Juga: Ahli Penegakan Hukum, Warga NU Jawa Timur Lebih Pilih Ganjar-Mahfud di Pilpres

Hal ini juga diperkuat oleh data yang dihimpun oleh Koordinasi Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsup KPK) per 29 Agustus 2016, diketahui konsesi pertambangan di Jawa Timur yang pada tahun sebelumnya di 2012 tercatat seluas 86.904 hektare di tahun 2016 terus meningkat secara tajam hingga 551.649 hektar.