Winarno mengutamakan kualitas. Makanya bahan-bahannya dipilih secara khusus. Material pasir dari Gunung Merapi yang tidak mengandung lumpur. Dan proses pembuatan tegel telah dijamin dari tahap ke tahap secara runtut: material semen, pasir, mill dan pigmen pewarna yang telah dimix dengan lapisan. Setelah merata dituang dalam cetakan tinggal dipress menggunakan mesin press.
Setelah dicetak diangin-anginkan selama dua hari sampai mengeras. Selanjutnya proses perendaman selama dua hari agar tegel lebih kuat.
Untuk motif ia kembangkan sendiri atau juga dapat menyesuaikan permintaan pembeli. Mulai dari klasik, kawung, tiga dimensi, abstrak. "Sekarang yang paling diminati adalah motif kawung," terang ayah dua anak ini.
Sehari satu orang dapat mencetak 10 meter persegi tegel motif polos. Untuk tegel motif bisa 3-4 meter persegi. Hal ini karena dibuat menggunakan tangan atau handmade secara manual.
Meski pandemi COVID-19, tegel produksinya masih diminati masyarakat. Bahkan banyak masyarakat yang pesan tegel buatan laki-laki kelahiran Magelang, 13 Desember 1972.
