SURABAYA, TELISIK.ID - Ketum PB NU, KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, pihaknya melarang seluruh pengurus NU untuk terlibat politik praktis. Hal ini dilakukan untuk menjaga netralitas NU dalam perpolitikan di Indonesia.
Pria yang akrab dipanggil dengan Gus Yahya ini menuturkan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap tiga pengurus cabang di Jatim yaitu Bondowoso, Sidoarjo dan Banyuwangi karena diduga telah terlibat politik praktis.
“Para pengurus tersebut telah melampaui batas-batas parameter yang diijinkan dalam berpolitik praktis. Mereka mengatasnamakan lembaga NU dan menggunakan kantor untuk kegiatan politik praktis,” jelasnya di Surabaya, Kamis (17/2/2022).
Dikatakan politisi PKB ini, dalam pemanggilan para pengurus cabang tersebut, pihaknya akan meminta klarifikasi dari masing-masing pengurus tersebut.
“Ini yang akan kami tertibkan dan jika terbukti akan diterbitkan surat peringatan,” jelasnya.
