Bappeda Sulawesi Tenggara rapat koordinasi bersama OPD dari 17 kabupaten/kota dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting. Foto: Muhammad Ilwanto/Telisik

 

Ia menyebut, angka stunting di Sulawesi Tenggara merupakan salah satu yang tertinggi, yaitu sekitar 30 persen pada tahun 2021 dan itu sangat melampaui target nasional. Sehingga ini menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk bisa menurunkan angka stunting, setidaknya bisa mencapai target rata-rata nasional.

Para OPD yang berasal dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan angka stunting yang diadakan oleh Bappeda Sulawesi Tenggara. Foto: Muhammad Ilwanto/Telisik

 

"Pemerintah pusat menargetkan di tahun 2024 angka stunting menurun sampai 14 persen. Untuk mencapai itu, sebelumnya memang kita sudah melakukan pendampingan di 7 Kabupeten/Kota, terkait penanganan stunting, dan kali ini kita libatkan seluruhnya yaitu 17 Kabupaten/Kota. Sehingga kita berharap, di tahun ini sampai 2024 itu bisa mencapai target nasional, bahkan di bawah target," jelasnya.

Baca Juga: Rumah Sakit Jantung Masuk Tahap Finalisasi, Bappeda Sulawesi Tenggara: Semoga Jadi Rujukan Indonesia Timur