KONAWE, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi meningkatnya angka stunting di Kabupaten Konawe.

Diketahui, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Untuk mencegah kekurangan asupan gizi, Pemkab Konawe saat ini melibatkan 1059 stakeholder untuk dilakukan sosialisasi dan intervensi gizi di setiap puskesmas yang berada di 28 kecamatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan mengatakan, Pemkab Konawe telah melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan makanan tambahan berupa susu protein tinggi terhadap ibu dan anak di setiap puskesmas.

“Pencegahan yang lebih penting, bukan saja masalah kekurangan protein, stunting juga dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor lingkungan,” ujarnya.