“Menurut data, (pemilih muda) hampir 65 juta di usia 16-30 (tahun). Jadi kolaborasi ini kita manfaatkan agar bagaimana Kemenpora sebagai leading sector dari kementerian yang mengurus anak muda ini bisa mensosialisasikan dan juga membawa anak muda ini berpartisipasi dalam politik,” jelas politisi Partai Golkar ini.
Kemenpora, menurut Dito, menargetkan 90 persen dari 65 juta pemilih muda menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu dan Pilkada 2024. Kemenpora juga sedang merancang agar pemilih muda bisa menjadi pendingin suasana politik yang mulai menghangat saat ini hingga 2024. (A)
Reporter: Mustaqim
Editor: Kardin
