BOMBANA, TELISIK.ID - Kondisi bangunan lapangan sepak bola mini atau futsal di Kelurahan Rahampuu, Kecamatan Kabaena, diprotes warga.

Muhammad Kristaufan, salah satu pemuda Rahampuu mengatakan, kondisi lapangan futsal yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga tidak sesuai dengan anggaran yang terpampang pada papan informasi proyek.

Dengan total anggaran yang berjumlah Rp 280.400.000, justru kondisinya tidak sesuai seperti permukaan lapangan yang kasar dan bergerigi, serta pinggiran lapangan yang justru akan mengancam keselamatan para pemain.

Baca Juga: Bupati Nias Barat: Gempa 7,2 SR Tidak Ada Korban Jiwa

"Anggaranya besar, tapi permukaannya kasar dan bergerigi. Selain itu pinggirnya juga, ini sangat bahaya bagi para pemain," kata Kristaufan kepada Telisik.id, saat memantau kondisi lapangan futsal tersebut, Jumat (14/5/2021).