Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan keterampilan mahasiswa agar mampu menerapkan ilmu perkuliahan dan berperan sebagai agen perubahan.
Sementara itu, Nasir Idris mengapresiasi kunjungan mahasiswa dan dosen UM Kendari. Ia meminta para peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar dapat memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari praktisi media.
“Jadi saya minta lebih serius, di sini seperti orang kuliah. Di sini kami senang juga memberikan manfaat dan selalu senang untuk berbagi apa yang kita tahu,” ujarnya.
Nasir juga menyoroti tantangan keberlangsungan industri media, terutama terkait kesejahteraan pekerja pers dan pentingnya menjaga independensi pemberitaan.
Menurutnya, kondisi industri media menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
