Ia menjelaskan, beberapa komoditas seperti bawang merah dan telur memang mengalami kenaikan harga menjelang Idul Adha, namun masih dalam batas wajar.

"Kita menghadirkan Gerakan Pangan Murah agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar," ujarnya.

Siska juga mengaku senang dengan keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan di Kota Kendari.

“Saya sangat senang karena gerakan ini melibatkan banyak pihak, seluruh elemen, termasuk teman-teman media seperti Telisik.id yang ikut berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pangan bagi masyarakat,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengendalikan harga, tetapi juga membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat pasca banjir dan menjelang Idul Adha.