“Ini sebenarnya memudahkan untuk kita ketahui karena tanpa kita melihat ciri dari nyamuknya, kita dapat ketahui dengan melihat tempat kembang biaknya dimana lokasinya. Jika dia bertelur dan larvanya ada di bak mandi atau di dalam rumah yang menampung air, itu cenderung jenis nyamuk aedes aegypti," ungkapnya.
Dan jika kembang biaknya di luar rumah misalnya ada genangan hujan yang ditadah atau ada bekas-bekas botol tergenang air dan airnya bersih jernih, pasti karakternya jenis nyamuk aedes albocpictos.
Ia menambahkan, jika melihat dari anatomi tubuhnya yaitu tubuh nyamuk lebih kecil dan memiliki bercak hitam pekat serta putih, maka nyamuk tersebut jenis nyamuk aedes albocpictos yang berasal dari luar rumah. Nyamuk ini juga terdapat garis putih di punggungnya.
Sedangkan untuk nyamuk jenis aedes aegepty memiliki 3 garis putih yaitu di pinggir kiri kanan yang menyerupai sabit dan garis putih yang ada di tengah punggungnya.
Menurut Direktur RUSD Bahteramas, dr. Hasmudin, saat ini peningkatan kasus DBD yang dirawat di Rumah Sakit Bahteramas sejak tanggal 1 hingga 10 Januari 2024 berjumlah 35 pasien dan tentunya hal ini mengalami peningkatan dibanding bulan-bulan sebelumnya.
