Sehat dan Sakit

World Health Organization (WHO) merumuskan bahwa sehat sebagai keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat. Beberapa ahli pun menambahkan sehat spiritual yang merupakan bentuk penghambaan makhluk kepada penciptanya ke dalam ruang lingkup sehat.

Sehat spiritual diimplementasikan dalam bentuk praktik keberagamaan yang taat. Secara sederhana sehat spiritual adalah harmonisnya relasi makhluk dengan Tuhannya, sehingga sifat-sifat ketuhanan diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-harinya.

Sedangkan sakit adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh bermacam-macam keadaan, bisa suatu kelainan, kejadian yang dapat menimbulkan gangguan terhadap susunan jaringan tubuh manusia, fungsi jaringan, maupun fungsi keseluruhan dari anggota tubuh manusia.

Hingga akhir 2022 sektor kesehatan Indonesia mengalami “beban tiga kali lipat” penyakit dan malagizi. Beban tiga kali lipat masalah penyakit dikenal dengan sebutan triple burden disease, meliputi: adanya penyakit Infeksi New Emerging, Re-Emerging seperti Covid 19, penyakit tidak menular (PTM) yang cenderung meningkat setiap tahunnya.