Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengecam komunitas internasional karena tetap diam terhadap penderitaan warga sipil Palestina sementara membiarkan Israel melanggar hukum internasional.
Emir adalah salah satu dari beberapa pemimpin Arab dan Muslim yang berbicara pada pertemuan puncak bersama Liga Arab dan OKI di ibu kota Saudi. Mereka semua mengutuk pemboman Israel di Gaza. Philippe Lazzarini, ketua UNRWA, juga menyerukan negara-negara Arab untuk mengambil tindakan lebih kuat untuk melindungi warga sipil di Gaza.
Baca Juga: Ini Asal Usul Israel, Mengungsi ke Palestina karena Diusir Adolf Hitler di Jerman
Monir al-Barsh, direktur kementerian kesehatan di Gaza, mengatakan “benda bergerak apa pun” di sekitar Rumah Sakit al-Shifa adalah target pasukan Israel, akibat kebrutalan Israel dan tingginya jumlah mayat menyebabkan rencana untuk menggali kuburan massal di dalam lokasi rumah sakit.
Sementara itu, dikutip dari Sindonews.com, sebuah mesin mengangkut mayat-mayat tak dikenal dari warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel sebelum dimakamkan di sebuah kuburan massal, di Jalur Gaza utara, 11 November 2023. Para pejabat Palestina mengatakan pada hari Jumat bahwa 11.078 warga Gaza telah terbunuh dalam serangan udara dan artileri sejak 7 Oktober. (C)
