Sekitar 5 menit dari permukiman warga kampung, kelelahan Anda sudah mulai terbayar, sebab pintu utama dari Gua Alam Liang Woja sudah mulai terlihat.
Baca Juga: Usai Lebaran, Masyarakat Tomia Serbu Tempat Wisata Ampombero
Sebelum tiba di pintu Gua Alam Liang Woja, Anda harus menyeberangi sebuah kali menggunakan jembatan kayu. Jembatan tersebut sengaja dibuat para anak-anak muda Kampung Golo untuk memudahkan para pengunjung sampai di lokasi gua. Hal itu juga merupakan sebuah contoh konkrit bagaimna lokasi wisata tersebut minim perhatian dari pemerintah.
Saat Anda tiba di pintu masuk gua, hiasan beragam batu yang sangat kemilau menyambut pandangan Anda. Hiasan batu ini merupakan kombinasi antara stalaktit dan stalagmit yang diperkirakan sudah terbentuk ratusan tahun silam.
Bias cahaya dari luar persisnya di pintu masuk, membuat mata Anda tak jenuh untuk memandang pada ruangan pertama. Di ruang itu, nampak sebuah patung kudus umat Kristiani 'Bunda Maria' berdiri tegak di salah satu tempat khusus dalam gua.
