KENDARI, TELISIK.ID - Kita mengenal jika proses pembentukan Bulan dari puing-puing yang tersisa dari tubrukan antara Bumi dan benda seukuran planet Mars yang disebut Theia, sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Hipotesis ini pula yang paling diakui oleh ilmuan saat ini tentang proses terbentuknya Bulan. Bulan secara tradisional dianggap telah menyatu dari puing-puing yang dikeluarkan oleh dampak raksasa ke Bumi awal.

Namun baru-baru ini sebuah jurnal dikeluarkan oleh American Astronomical Society pada 4 Oktober 2022 lalu. Jurnal tersebut berjudul Immediate Origin of the Moon as a Post-impact Satellite ini mengatakan, proses terbentuknya Bulan hanya beberapa jam saja.

Dilansir dari sindonews.com, Bulan bisa saja terbentuk setelah tabrakan dahsyat yang merobek sepotong Bumi dan melemparkannya ke luar angkasa. Bulan bisa terbentuk hanya dalam beberapa jam.

Baca Juga: Simak 8 Fitur Baru WhatsApp di Bulan Ini