Menurut Will White, pakar iktiologi dari Australian National Fish Collection CSIRO, organ pemancar cahaya yang disebut fotofor pada bagian perut dan sisi tubuhnya menjadi ciri khas utama spesies ini.

“Hiu lentera ini bersinar di kegelapan laut dalam, dan itu yang menginspirasi namanya,” ujar White dalam keterangan yang diterima telisik.id, Rabu (8/10/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa mata hiu ini berukuran besar untuk membantu penglihatan di kedalaman ekstrem tempat cahaya matahari tidak lagi menembus.

Sementara itu, spesies kedua yang berhasil diidentifikasi adalah Kepiting Porselen Baru (Porcellanella brevidentata). Hewan mungil berwarna putih kekuningan opalesen ini ditemukan di kedalaman hingga 122 meter di sepanjang Pesisir Ningaloo.  

Kepiting tersebut hidup bersimbiosis dengan karang lunak yang dikenal sebagai sea pen.