KENDARI, TELISIK.ID - Mengatasi kekurangan jumlah tenaga pengajar yang mencapai kurang lebih sekitar 2.000 guru. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, menyatakan sampai detik ini, masih menggunakan tenaga honorer untuk menutupi kekurangan guru di tingkat TK, SD, dan SMP.

Kadis Dikmudora Kendari, Makmur mengatakan harus diakui bahwa di Kota Kendari, tenaga pengajar masih sangat kurang dan terbatas, sehingga para guru-guru pengabdi sangat dibutuhkan untuk menutupi kekurangan tersebut.

"Yah sebagian besar di setiap sekolah yang ada, pasti ada guru honorer. Bahkan jika dibilang lebih banyak yang honorer dari pada PNS, baik dari guru, staf, dan tenaga administrasi, lebih banyak yang mengabdi. Jadi tidak bisa dipungkiri, saat ini tenaga honorer sangat-sangat kita perlu di setiap sekolah," ungkapnya kepada Telisik.id beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian Dikmudora Kendari, Iran menjelaskan memang sampai sekarang kekurangan guru sangat begitu berpengaruh terhadap pelaksanaan proses belajar.

Baca Juga: Mampu Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Unsultra Dukung Penuh Pemindahan IKN