Dilansir dari South China Morning Post, Kementerian Perindustrian dan Informasi meminta toko dan platform aplikasi menerapkan perintah itu terhadap Tencent mulai Rabu pekan lalu.
Dilaporkan media setempat, chinastarmarket.cn, penangguhan pembaruan aplikasi ini sebagai bagian dari "panduan administratif sementara" terhadap raksasa teknologi.
Mengutip PCMag, Senin (29/11/2021), penangguhan ini berlaku tanpa batas waktu, dan bakal berdampak ke lebih dari 170 aplikasi dan game yang merupakan produk perusahaan tersebut.
Tak cuma melarang perusahaan memperbarui aplikasinya, pemerintah Tiongkok pun kabarnya juga melarang Tencent untuk merilis aplikasi baru sebagai bagian dari penangguhan ini.
Kepada SCMP, Tencent secara tidak langsung mengonfirmasi situasi ini, dengan mengatakan bahwa mereka mematuhi penyelidikan yang dilakukan terhadap perangkat lunaknya.
