"Bila dokumennya lengkap, dananya langsung cair," ujarnya.

Pencairan pinjaman tidak satu kali langsung. Diawali pencairan uang muka sebesar 25 persen dari total pinjaman. Kemudian, pencairan berikutnya berdasarkan progres pembangunan yang telah dilaksanakan.

Pinjaman sebesar Rp 233 miliar akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan, pasar, pertanian, perikanan, perkebunan, transmigrasi, ketahanan pangan, telekomunikasi, air bersih, sarana olah raga, Rumah Sakit (RS), sosial dan perkantoran. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha