Pernyataan tersebut menjadi pengakuan terbuka pertama dari kelompok itu mengenai kondisi anggotanya yang tersudut di bawah tanah.
Laporan media Israel mengemukakan bahwa antara 100 hingga 200 militan Hamas diyakini masih berada di jaringan terowongan di bawah Rafah, wilayah yang saat ini berada dalam kendali pasukan Israel.
Situasi ini menandai fase baru operasi bawah tanah yang terus berlangsung di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda. (Xinhua)
Penulis: Ahmad Jaelani
