Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah beroperasi di kamp pengungsi Aqabat Jabr di Jericho dalam upaya untuk menangkap warga Palestina yang dicurigai melakukan serangan terhadap Israel, dan bahwa pasukannya menanggapi dengan ditembaki oleh para tersangka.
Insiden itu terjadi ketika tentara Israel menjaga ribuan pemukim Israel berbaris ke pos terdepan ilegal Evyatar untuk meminta pemerintah Israel melegalkan pos terdepan dan untuk "mengecam peningkatan serangan terhadap permukiman dalam beberapa pekan terakhir".
Baca Juga: Remaja 14 Tahun Palestina Ditembak Tentara Israel, Serang Jemaah Lagi Salat Dhuha
Sebelumnya dilansir dari Inews.id pada akhir Maret lalu Pasukan Israel juga telah menembak mati pelajar Palestina.
Sebuah pernyataan dari rumah sakit umum di Qalqilya, dekat Azzoun, mengungkapkan, korban bernama Nidal Saleem. Siswa kelas 10 itu meninggal setelah ditembak di punggungnya. Sementara dua korban lainnya dirawat karena luka tembak.
