KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara meluncurkan program inovatif bernama Tenun Masuk Sekolah.
Program ini bertujuan melestarikan kain tenun sebagai warisan budaya Sulawesi Tenggara yang kaya nilai filosofi dan keunikan.
Tenun tradisional di Sulawesi Tenggara bukan sekadar kain, melainkan simbol identitas budaya dengan makna mendalam di setiap daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin, menegaskan pentingnya menjaga keberadaan tenun melalui keterlibatan generasi muda dalam pelestariannya.
Baca Juga: Dikbud Sultra Galakkan Program Seragam Siswa Buatan Tangan SMK
