Sebagai langkah awal, Dikbud Sulawesi Tenggara meminta seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di provinsi ini memiliki seragam berbahan dasar kain tenun khas daerah masing-masing.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto saat menyapa pengrajin tenun pada ajang Expo Tenun. Foto: Ist

 

Upaya ini sekaligus mengajarkan siswa mengenai filosofi kain yang mereka gunakan dalam keseharian.

Selain itu, siswa juga diajak memahami proses pembuatan kain tenun, mulai dari awal hingga menjadi produk siap pakai.

Pengetahuan ini diharapkan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal serta memperkuat identitas mereka sebagai bagian dari masyarakat Sulawesi Tenggara.