Taliban mengharapkan agar AS berkenan untuk segera membuka akses dana itu. Bila tidak, Afghanistan akan jatuh ke dalam krisis kemanusiaan. 

"Saya meminta ... agar pintu untuk hubungan di masa depan dibuka, aset Bank Sentral Afghanistan dicairkan dan sanksi terhadap bank kami dicabut," katanya, dikutip AFP, Kamis (18/11/2021).

"Jika situasi saat ini berlaku, pemerintah dan rakyat Afghanistan akan menghadapi masalah dan akan menjadi penyebab migrasi massal di kawasan dan dunia yang akibatnya akan menciptakan masalah kemanusiaan dan ekonomi lebih lanjut."

Ia menambahkan, kekhawatiran dunia terhadap penguasaan kelompok itu tidak perlu terjadi.

Taliban meyakinkan masyarakat internasional bahwa mereka berniat untuk melakukan hal-hal yang berbeda kali ini, termasuk dalam pelibatan dan penegakan hak-hak perempuan.