"Kejutan ini dapat menyebabkan kontraksi produksi 20-30% , dengan penurunan impor, depresiasi, dan percepatan inflasi," kata laporan itu dikutip CNBC International.
Selain IMF, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan bahwa saat ini 18 juta orang di negara Asia Tengah itu sedang terancam oleh kelaparan hebat. Pasalnya saat ini bank mulai kehabisan uang, pegawai negeri belum dibayar, dan harga pangan melonjak drastis. (C)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Fitrah Nugraha
