Baca Juga: 6 Manfaat Bermain Sepak Bola untuk Anak

Dalam penggunaannya, pasien akan menjalani skenario latihan yang dibalut tugas. Meski dikerjakan secara mandiri, hasil dari latihan akan dipantau oleh terapis secara berkala melalui daring.

Dengan teknologi VR, proses terapi dapat berjalan secara efektif dibandingkan terapi secara konvensional. Dilansir dari Republika.co.id, pada tahap awal pengembangan ini, Vinera baru diperuntukkan untuk pasien stroke yang memiliki disabilitas pada tangan. Ke depan, teknologi ini akan terus dikembangkan untuk pasien berbagai jenis stroke, dari stroke ringan hingga berat. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Haerani Hambali