"Kalian abang-abangnya disini, jangan biarkan mereka (para pelajar) baku pukul," ucap Alimuddin.
Baca Juga: Optimalkan Pelayanan Pasien, BLUD RS Konawe Hadirkan Rumah Singgah
"Kita disini sudah bosan amankan mereka yang kacau-kacau ini. Bahkan saya sendiri pernah menghadap langsung sama pihak sekolah. Tapi apa jawaban pihak sekolah? kalau sudah di luar pagar, katanya, bukan lagi urusan kami (pihak sekolah). Makanya kita biarkan saja. Nah sekarang kalian tuduh kami melakukan pembiaran," jawab Mardiato dengan nada kesal.
Karena telah mendapat perhatian dari warga dan guru, para kelompok pelajar yang tawuran akhirnya berpindah ke arah laut. Disana mereka kembali tawuran. Aksi tersebut akhirnya bisa dibubarkan setelah satuan dari Polsek Batauga turun mengamankan.
Aksi tawuran antar pelajar di Buton Selatan bukanlah kali pertama. Bahkan belum lama ini aksi serupa juga terjadi. Lemahnya pengawasan dari pihak sekolah, diduga menjadi alasan para generasi bangsa itu kerap melakukan aksi tak terpuji itu. (A)
