Adapun peralatan yang digunakan meliputi satu unit motor dengan pompa pemadam, dua kendaraan R4 tangki, empat unit mesin pompa pemadam, kendaraan pemadam Manggala Agni serta jet shutter dan sprayer. Sedangkan pengeboman air, Satgas Udara menggunakan tiga helikopter water-bombing.
Sementara itu, berdasarkan kajian inaRISK, Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi bahaya karhutla pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 16 kecamatan.
Sedangkan pada analisis tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah, lahan di wilayah Ogan Ilir termasuk mudah terbakar pada awal Agustus 2021 ini.
Ia mengimbau, pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih waspada dan siap siaga dalam membantu pencegahan dini karhutla di wilayahnya. (C)
Reporter: Marwan Azis
