Qassam hanya memiliki jangkauan dua mil dan harganya hanya beberapa ratus dolar. Qassam umumnya ditembakkan dalam salvos. Mereka sangat tidak akurat dan hanya dapat ditembakkan ke arah target secara umum.
Melansir Rand dari Cnnindonesia.com, mortir dengan waktu terbang yang terlalu pendek untuk ditarget juga menjadi salah satu kelemahan Iron Dome.
Pada 2014, Iron Dome juga kewalahan ketika Hamas berusaha untuk membanjiri Iron Dome dengan peluncuran rudal yang terkoordinasi, dan meminta sekutu untuk menembakkan roket dari Lebanon, Suriah, dan Sinai, memaksa Iron Dome untuk menutupi area yang lebih luas.
Ke depan, Hamas diprediksi terus mengembangkan strategi mitigasi, termasuk menurunkan lintasan balistik dan meningkatkan presisi.
Iron Dome juga mungkin tidak siap jika melawan musuh dari negara lain, misalnya Korea Utara yang mampu menembakkan 500.000 peluru per jam selama beberapa jam, atau menembakkan puluhan ribu peluru per hari dalam waktu yang lama.
