KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah sopir angkutan kota atau pete-pete di Kota Kendari mengeluhkan sepinya penumpang. Kondisi ini diduga karena mahasiswa tengah memasuki masa libur kuliah.
Kondisi ini juga diduga akibat makin maraknya ojek dan taksi online di Kota Kendari. Hal ini diungkapkan salah satu sopir angkot sekitaran kampus UHO, Dahlan. Saat ditemui Telisik.id dia menuturkan bahwa maraknya ojek dan taksi online menjadi salah satu penyebab utama sepinya penumpang.
"Sekarang ini kendaraan online banyak. Tapi banyak dari mereka itu orang-orang yang mencari tambahan pendapatan. Kami ini sopir angkot cuma cari hidup, bukan cari uang tambahan," ujarnya.
Selain itu, hadirnya ojek online juga berpengaruh pada penghasilan para sopir angkot Kota Kendari, maka tak heran jumlah angkot di Kota Kendari mulai tergerus.
Baca Juga: Pemkot Kendari Usung Program Gerakan Keluarga Sakinah untuk Penurunan Stunting
